Kamis, 05 Juli 2018

Tawarkan Sensasi Menginap ala Perdesaan, Berapa Tarif Menginap di Omah Kecebong Jogja?


Ingin merasakan suasana menginap khas perdesaan yang jauh dari hingar hingar kota?

Datang saja ke Omah Kecebong, yang beralamat di Jalan Sendari, Tirtoadi, Kabupaten Sleman.

Jaraknya sekitar 10 kilometer dari Tugu Yogyakarta.

"Di Omah Kecebong ini penginapan terdiri dari rumah jawa kayu, rumah bambu, juga bisa kemping dengan tenda," jelas pemilik Omah Kecebong, Hasan Prayogo di Omah Kecebong, Yogyakarta, Kamis (10/5/2018).

Rumah Jawa yang terbuat dari kayu menambah suasana tradisional Jawa nan lawas.

Ada lima Rumah Jawa terdiri dari Omah Gladak, Omah Lawas, Omah Antik, Omah Nduwur, dan Omah Mburi.

Sementara untuk rumah bambu terdiri dari Omah Bamboe dan Omah Barak.

Setiap rumah memiliki kapasitas tamu yang berbeda.

Mulai dari 2-18 orang tamu.

Setiap rumah sudah dilengkapi AC, televisi, dan air panas di kamar mandi.

Untuk fasilitas lainnya, seperti dapur, disesuaikan dengan jenis rumah.

Contohnya pada Omah Gladak terdapat dapur dengan alat masak dan peralatan makan lengkap.

Tarif menginap di Omah Kecebong juga beragam.

Mulai Rp 750.000 per malam, sudah termasuk sarapan.

Sementara yang ingin mengambil paket menginap per grup, Omah Kecebong dapat menampung hingga 60 orang tamu yang disebar di seluruh akomodasi.

Biaya menginap dan sarapan dihargai Rp 250 ribu per orang per malam.

Paket akomodasi lainnya adalah kemping dengan tenda berkapasitas dua orang.

Sudah termasuk matras, selimut, lampu gantung, kompor dan gas, nesting, serta sarapan dengan tarif Rp 225 ribu per malam.

Di Omah Kecebong, tamu selain dapat merasakan suasana pedesaan juga dapat ikut serta dalam ragam kegiatan berbasis budaya.

Seperti naik kereta sapi keliling desa, membatik, belajar membuat wayang suket, mengenakan pakaian tradisional Jawa, bersantap di restoran juga kafe kopi, juga outbound yang umumnya dilakukan tamu perusahaan.




[TribunTravel.com]

0 komentar:

Posting Komentar