Rabu, 17 Oktober 2018

Museum Sandi Yogyakarta, Wisata Edukasi yang Bikin Melek Sejarah


Tidak hanya kaya akan tempat bernilai sejarah tinggi, Jogja juga memiliki banyak museum. Setidaknya ada 32 museum yang bisa jadi rekomendasi wisata edukasi saat liburan ke kota ini. Salah satunya adalah Museum Sandi Yogyakarta yang berada di Jl. Faridan Muridan Noto No. 21, Kotabaru. Lalu, seperti apa isi dari tempat istimewa ini? Yuk, simak penuturan dari Kontributor Travelingyuk, MS Fitriansyah berikut.


Sejarah Singkat Berdirinya Museum Sandi

Berdirinya Museum Sandi tak lepas dari prakarsa Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubowono X. Begitu juga sambutan baik dari Mayjen TNI Nachrowi Ramli, Kepala Lembaga Sandi Negara.

Meski sempat menemui kendala, tapi melalui kerjasama antara Lembaga Sandi Negara dan Pemda DIY, disepakati untuk menggunakan Gedung Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah sebagai tempat pameran museum sandi. Kesepakatan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 51/kep/2013 tentang persetujuan pinjam pakai barang milik daerah kepada Lembaga Sandi Negara.


Peran Vital Sandi

Sejarah panjang persandian bermula sejak ditemukannya cuneiform (3500 SM) yang merupakan jenis tulisan tertua. Kemudian sandi dikembangkan sedemikian rupa untuk menjaga kerahasiaan data suatu negara. Pada masa pemerintahan Yunani Kuno, sandi begitu vital perannya. Kerahasiaan serangan dalam peperangan menjadi kunci keberhasilan. Tak ayal bangsa Yunani dahulu begitu disegani.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Pada Menteri Pertahanan, Mr. Amir Syarifudin meminta dr. Roebiono Kertopati, seorang dokter di Kementerian Pertahanan bagian B untuk membentuk dan memimpin Dinas Code. Tugas Dinas Code sangat vital untuk mengamankan berita rahasia agar tidak mudah diketahui musuh. Dengan adanya Dinas Code tersebut, instansi hingga daerah-daerah bisa berkomunikasi. Nah, dengan sandi yang diciptakan kala itu, Belanda akan sukar untuk mengetahui maksud dari suatu informasi.


Koleksi Menarik di Museum Sandi

Di Museum Sandi, Anda akan melewati beberapa ruang seperti introduksi. Di ruangan tersebut akan ditayangkan sejarah awal sandi dan profil museum. Ada pula ruang yang menunjukkan peristiwa penting seperti replika instruksi pembentukan Dinas Code. Selain itu, ada juga tempat lain yang menampilkan beberapa koleksi mesin sandi pada masa ke masa.

Naik ke lantai dua, di sana terdapat sebuah tempat yang menampilkan profil singkat Kepala Lembaga Sandi Negara. Lengkap dengan peninggalannya seperti keris, topi, hingga buku sandi.


Pelayanan Ramah dan Gratis

Berkunjung ke Museum Sandi Yogyakarta, tentu tidak akan sia-sia. Banyak ilmu yang bisa Anda dapatkan tentang sejarah sandi, khususnya di Indonesia. Selain itu, pelayanan yang ramah menjadikan pengalaman berkunjung ke sini makin berkesan. Apalagi memasuki museum tidak dikenakan tarif sepeser pun.

Pengetahuan mengenai sejarah dibalut dengan kecanggihan teknologi masa kini. Museum Sandi mengajak kita untuk membaca kembali sejarah tanpa harus membaca ratusan lembar buku. Namun, ditampilkan secara modern dan yang terpenting dapat dipahami semua kalangan. Bagaimana, tertarik untuk liburan Museum Sandi Yogyakarta?




[travelingyuk.com]

0 komentar:

Posting Komentar