Kamis, 22 November 2018

Unik, Lebih Dekat Melihat Kampung Anggur di Bantul

Unik, Lebih Dekat Melihat Kampung Anggur di Bantul

Bumi Projotamansari yang terletak di selatan kota Yogyakarta memang tak pernah habis berkreasi.

Selalu menghadirkan inovasi yang menarik.

Satu diantara yang sedang hits saat ini adalah kampung anggur.

Sesuai dengan namanya, di kampung ini terdapat banyak tanaman dan buah anggur yang segar.

Menariknya, anggur-anggur yang ada di Dusun Plumbungan, Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul ini bukan berada di area perkebunan yang panas.

Namun, ditanam di halaman depan rumah-rumah warga.

Alhasil, kampung ini kemudian lazim disebut sebagai kampung anggur.

Inisiator Kampung Anggur Plumbungan, Rio Aditya, mengatakan dari 140 rumah warga yang ada di dusun Plumbungan, saat ini 70 rumah di antaranya sudah mulai budidaya buah yang memiliki nama ilmiah Vitis Vinivera .

"Harapan saya, [anggur] ini bisa terus dikembangkan, dibudidayakan oleh masyarakat. Sehingga kedepannya, Indonesia tidak lagi impor buah anggur," katanya, ketika ditemui di rumahnya, Rabu (24/10/2018)

Buah anggur yang ditanam oleh warga kampung Plumbungan ini bukan anggur biasa.

Melainkan anggur varietas Ninel yang konon bibit aslinya dari Ukraina.

Anggur jenis ini, kata Rio memiliki banyak kelebihan.

Antara lain mudah dalam perawatan dan tahan terhadap penyakit.

Selain itu, varietas anggur Ninel juga tak mengenal musim, dapat berbuah setiap tahun.

Kelebihan lain, anggur jenis ini memiliki rasa yang sangat manis.

Bahkan tingkat kemanisannya bisa mencapai 22 Brix, hampir setara dengan gula pasir yang berada diangka 24 Brix.

"Berbeda dengan anggur lokal. Jenis Ninel ini rasanya jauh lebih manis," ungkapnya.

Selain bisa menikmati buah anggur yang manis, kampung Plumbungan ini juga menyediakan bibit anggur jika seandainya pengunjung ada yang tertarik membudidayakan tanaman anggur di halaman rumah.

"Satu bibit siap tanam seharga Rp 120 ribu," tutur Rio.


Bagi anda yang tertarik untuk berkunjung ke kampung anggur, silahkan bisa datang di Kabupaten Bantul, tepatnya di dusun Plumbungan, Sumbermulyo, kecamatan Bambanglipuro.

Akses menuju kampung ini cukup mudah.

Dari pusat kota Yogyakarta bisa dijangkau menggunakan kendaran roda empat dan roda dua, dengan jarak tempuh sekira 18 kilometer.

Berdasarkan perhitungan google maps jarak 18 km ini bisa ditempuh selama 36 menit roda dua, dan 41 menit mengendari roda empat.

Rute yang dilalui bisa melewati jalan Parangtritis ataupun jalan Bantul.

Melewati jalan Ganjuran, kemudian masuk ke dusun Plumbungan.







[Sumber]

0 komentar:

Posting Komentar