Rabu, 28 November 2018

Watutampak Camphill jadi Destinasi Wisata Digital Yogyakarta

Watutampak Camphill jadi Destinasi Wisata Digital Yogyakarta

Satu lagi destinasi wisata digital hadir di Yogyakarta. Berada di atas perbukitan Prambanan, Watutapak 'camphill' hadir untuk menghilangkah dahaga para pemburu 'sunset'.

Terletak di belakang Taman Tebing Breksi Desa Sambirejo Kecamatan Prambanan, pengunjung dapat menyaksikan luasnya hamparan Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Bahkan, landasan pacu pesawat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta juga terlihat jelas. Karena letaknya di atas, tentu sore menjelang senja merupakan waktu yang tepat untuk berada di lokasi ini.

Watutapak camphill ini merupakan destinasi wisata digital ketiga yang dibentuk oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Yogyakarta. GenPI sendiri merupakan komunitas yang dibentuk oleh Kementrian Pariwisata. Ini juga sebagai salah satu untuk mensukseskan 100 destinasi wisata digital di Indonesia.

Koordinator GenPI Yogyakarta Nunung Elisabeth mengatakan, kegiaatan ini hasil kolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lowo Ijo selaku pengelola Taman Tebing Breksi. Salah satu tujuan dibentuknya dengan destinasi wisata digital ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.

"Di lokasi ini, masyarakat dapat melihat Yogyakarta dari atas bukit. Seperti landasan pacu Bandara Adisutjipto dan beberapa candi yang ada di Kecamatan Prambanan. Seperti Candi Banyunibo, Candi Prambanan hingga Situs Ratu Boko," katanya.

Sesuai namanya destinasi wisata digital, maka Watutapak Camphill ini tidak buka setiap hari. Melainkan hanya akhir pekan saja. Mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Pengunjung dapat menikmati aneka sajian kuliner khas masyarakat sekitar dan dihibur musik keroncong.

Terkait pemilihan lokasi, Nunung menjelaskan jika di setiap sudut Tebing Breksi Prambanan itu memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan. Salah satunya di Watutapak ini. "Lokasi ini bagus. Untuk itu pemilihan lokasinya juga kita sesuaikan. Pengunjung dapat menikmati matahari terbenam dari ketinggian yang tepat. Senja yang turun dari terang ke gelap, juga menjadi keunggulan tersendiri," jelasnya.

Kehadiran Watutapak camphill ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Harapannya dapat semakin meningkatkan ekonomi masyarakat. "Ini memang baru. Tapi harapannya dapat terus berkembang. Apalagi masyarakat juga menyambut dengan antusias," kata Mujimin salah satu tokoh masyarakat Desa Sambirejo.






[Sumber]

0 komentar:

Posting Komentar