Rabu, 12 Juni 2019

Mangut Lele Mbah Marto: blusukan demi kuliner legendaris dari Bantul

Mangut Lele Mbah Marto: blusukan demi kuliner legendaris dari Bantul

Mangut Lele Mbah Marto, lezatnya lele asap yang dimasak dengan kuah santan pedas. Walaupun lokasinya tersembunyi, tapi pasti rugi kalau belum merapat kesini.
Yang membuat Mangut Lele Mbah Marto berbeda dari makanan khas Jogja lainnya adalah karena panganan ini menggunakan lele asap. Kemudian dimasak bersama dengan santan, rempah-rempah, dan cabai. Mbah Marto sudah berjualan sejak 1960-an.

Beliau awalnya menjual nasi gudeg, opor ayam kampung, sambal krecek, dan mangut lele berkeliling menggendong tenggok (bakul bambu yang besar). Nenek yang berusia lebih dari 90 tahun ini juga sering menjajakan dagangannya di Pasar Beringharjo.

Namun, sejak tahun 1989, beliau memutuskan untuk membuka warung di rumahnya di Dusun Nggeneg, Sewon, Bantul. Warung Mangut Lele Mbah Marto sangat sederhana dan cenderung mblusuk atau tersembunyi. Tapi, orang-orang rela datang jauh-jauh kesini untuk menikmati kelezatan mangut lele buatannya.






[sumber]

0 komentar:

Posting Komentar